Renungan
Senin, 11 Mei 2026
Jangan Takut, Roh Kudus
Menyertai dan Menguatkanmu
Yohanes 15:26-16:4a
Saudara-saudari yang dikasihi Kristus,
Pernah nggak sih kamu merasa sendirian banget saat lagi
menghadapi masalah? Atau merasa takut untuk membela kebenaran karena khawatir
dimusuhi?
Hari ini, Yesus mau berbicara langsung soal
perasaan-perasaan itu. Dalam Injil Yohanes, Dia berjanji akan mengirimkan Roh
Kebenaran, yaitu Roh Kudus, yang akan bersaksi tentang Dia. Dan kita juga
dipanggil untuk ikut bersaksi.
Yesus jujur, lho. Mengikuti-Nya nggak selalu mudah. Ada
orang yang akan membenci, mengucilkan, bahkan menganggap tindakan mereka
melawan orang Kristen sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan. Kedengarannya serem,
ya?
Bayangkan ini:
Seorang anak kecil harus berjalan sendirian di hutan gelap
di malam hari. Dia ketakutan mendengar suara-suara aneh dan melihat
bayangan-bayangan menyeramkan.
Lalu ayahnya memberikan sebuah senter yang sangat terang.
Sang ayah berkata,
"Nak, Bapa memang nggak bisa selalu ada di sampingmu secara fisik. Tapi
senter ini akan selalu bersamamu. Cahayanya akan menerangi jalanmu. Jangan
takut, karena terang ini lebih kuat daripada gelap mana pun."
Roh Kudus itulah senter penerang kita. Dunia ini memang
kadang terasa gelap karena kebencian, fitnah, dan penolakan. Tapi Roh Kudus
akan menerangi hati kita, mengingatkan kita pada ajaran Yesus, dan memberi kita
keberanian untuk tetap setia.
Tiga Hal Penting yang Bisa Kita Renungkan:
1. Kita Nggak Sendirian
Yesus nggak pernah meninggalkan kita sebagai yatim piatu (Yohanes 14:18). Roh
Kudus adalah Penolong—sahabat sejati yang tinggal di dalam diri kita. Saat kita
dibenci karena iman, Dialah yang memberi kita ketenangan hati dan kata-kata
yang tepat.
2. Bersaksi Itu Berbagi Kasih, Bukan Menang Argumen
Yesus nggak pernah menyuruh kita berdebat atau menyerang orang lain. Bersaksi
artinya hidup dalam kebenaran dan kasih, seperti Yesus sendiri. Kalau kita
dicemooh? Itu bukan kegagalan. Itu bagian dari perjalanan mengikuti jejak Guru
kita.
3. Jangan Kaget Kalau Dunia Ini Membenci
Yesus berkata terus terang: akan ada pengucilan, bahkan pembunuhan terhadap
pengikut-Nya (Yohanes 16:2). Mungkin di zaman kita nggak segarang dulu, tapi
ejekan, diskriminasi, atau dianggap kuno itu nyata. Yesus mengatakan semua ini
agar kita tidak goyah imannya (Yohanes 16:1).
Seperti Pohon yang Tidak Takut Angin
Yesus pernah berkata, "Akulah pokok anggur,
kamu cabang-cabangnya" (Yohanes 15:5). Cabang yang kuat nggak
takut angin. Semakin kencang angin bertiup, semakin dalam akarnya mencengkeram
tanah. Roh Kudus adalah getah kehidupan yang membuat kita tetap melekat pada
Yesus.
Dunia boleh berhembus kencang, tapi kalau kita tetap bersatu
dengan Yesus, kita akan tetap tegak berdiri.
Saudara-saudari, mungkin minggu ini kita akan mengalami
situasi di mana iman kita diuji. Entah karena harus membela kebenaran dengan
lembut, diejek karena pergi ke gereja, atau merasa takut berbuat baik karena
khawatir dicibir.
Ingatlah: Roh Kudus sudah diberikan kepada kita dalam Baptis
dan Krisma. Dia adalah Sahabat Sejati yang membisikkan keberanian dan
hikmat di tengah kegelapan.
Tetaplah bersukacita! Roh Kebenaran menyertai
kita setiap saat, hingga akhir zaman.
Amin.
Penyuluh Agama Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dairi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar